Cerpen: 'Tempoer' Spesial Kemerdekaan

Cerpen: Tempoer Spesial Kemerdekaan - Serambi Catatan
Cerpen: Tempoer Spesial Kemerdekaan

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Selamat datang di SerambiCatatan.Com, Tidak terasa negeri ini sudah mau memasuki usia kemerdekaan yang ke 74th. Banyak permasalahan yang muncul di negeri ini. Sana sini mencoba merongrong negeri tercinta ini, Semoga negeri ini bisa utuh hingga dunia berakhir kelak. Satu lagi semoga gak ada drama-drama perpecahan lagi yang membuat konsentrasi kita hanya terfokus kesana. 

Tujuh puluh empat tahun bukan waktu yang singkat, untuk mencapai kemerdekaan saja bayangkan berapa juta jiwa yang menjadi korban. Lantas mengapakita masih saling menjatuhkan sesama Putra tanah air? 

Saya tak perlu menguasai kekayaan negeri ini, saya hanya ingin hidup bahagia di negeri kita cinta ini

Semangat kemerdekaan di bulan ini pastinya sudah berada di puncak yang tinggi. Saya Admin SerambiCatatan.Com ingin ikut andil dalam merayakan kemerdekaan. Melalui karya tulis ceri pendek dengan bertemakan perjuangan saya ilustrasikan perjuangan para terdahulu kita. Cerita yang saya buat ini bertujuan untuk kembali mengingatkan kita akan perjuangan para pendahulu kita.

Disclaimer : Mohon maaf bila ada kesamaan nama, tempat dan peristiwa. Ini hanya sebagai pengingat kita tentang penjuangan pendahuu kita yang terinspirasi dari kisah Jendral Sudirman yang berjuang secara gerilya.

Baiklah langsung saja selamat membaca. Semangat :)

--------------
Author : R Ayi Hendrawan Supriadi
Publisher : SerambiCatatan.Com


Tempoer


Tempo dulu jauh sebelum proklamasi negeri berdiri terucap, saya lahir di sebuah desa yang jauh di pelosok. Suara ledakan seakan mengalahkan jerit tangis Dirman kecil. Dengan beratap daun kelapa, membuat suara diluar sana terdengar jelas.

Dirman, itulah nama yang oang tua saya berikan sebagai doa dalam menjalani hidup. Kala itu untuk mengikuti sekolah sangat sulit, kami kaum pribumi hanya menjadi penonton. Dengan keuletan yang dimiliki ku salalu menyempatkan waktu untuk mengenal bacaan.

Iri hati ini melihat para penjajah yang bisa duduk manis di bangku sekolah, Aku bertekad suatu saat nanti aku akan duduk disana dan membawa generasi emas negeri ini jua. Omong kosong semua ini, aku harus ikut berjuang untuk mewujudkannya, pikir ku.

Tepat usia 15 tahun aku mendapatkan informasi bahwa akan ada pejuang gerilya yang akan menginap didesa kami. Hati kecil ini seraya berkata untuk menyiapkan mental dan ikut Tempoer bersama mereka.

Mengikuti perasaan tadi aku segera menghampiri orang tua dan meminta izin untuk ikut berjuang. Dengan semangat dan diiringi doa restu, saya yakin akan membawa negeri ini merdeka.

Kala itu hari kamis malam, menjadi saksi sejarah awal perjuangan ku. Merdeka atau mati adalah pilihanku. Semua ini demi sebuah kata merdeka untuk negeri tercinta.

Banyak darah mengalir dalam setiap langkah ini, sepanjang mata memandang kulihat lautan bangkai manusia tak berdosa yang mati akibat ke brutalan penjajah bengis.

Kesedihan semakin bertambah ketika mendengar bahwa kampung saya telah hancur di babi buta oleh penjajah. Karena penjajah telah mengetahui bahwa pasukan gerilya pribumi bermalam disana. Rasa berdosa selalu terngiang di pikiran dan hati ini, menyesal telah meninggalkan kedua orang tua saya. Namun ini baru dimulai, nyawa harus di tukar nyawa.

Emosi yang masih labil membuat amarah ini bergejolak tak karuan. Perintah awal yang harusnya melakukan tempur secara gerilya sudah tak ku hiraukan. Tanpa pikir panjang dikala pasukan penjajah sedang isirahat, emosi yang semakin begejolak ini membawa saya mendatangi mereka untuk membalas dendam.

Namun itu semua tidak berjalan sesuai yang saya bayangkan. Pertempuran terjadi tanpa persiapan yang matang, mereka penjajah yang dibekali senjata menembaki teman perjuangan saya hingga banyak yang berguguran. Semua ini salah saya yang tidak bisa mengendalikan emosi sehingga kacau seperti ini.

Semakin bertambah panjang daftar kehilangan orang terdekat saya yang gugur tertembak tinta panas. Semakin bersemangat rasanya melihat semua yang terjadi ini. Semakin kuat tekad yang ku miliki untuk mengusir penjajah dari bumi negeri.

Bersama orang-orang yang selamat kami mundur untuk mengurangi pertumpahan darah lebih banyak. Masuk ke dalam hutan untukmencari persembunyian selama membuat strategi yang tepat. Waktu terus beralu, dan banyak tempat yang kami singgahi.

Hari ke hari membuat saya lebih dewasa. Tepat di usia saya yang ke 17 tahun, petempuran itu di mulai dengan persiapan yang matang. Sabtu malam saat mereka sedang berpesta kami menyelinap masuk ke gudang persenjataan yang terihat bagai danau di padang pasir. Begitu banyak senjata yang kami perlukan untuk melawan penjajah.

Alhasil semua persenjataan sudah kami kuasai dan pertempuran itu terjadi.

Dendam dan amarah ikut masuk disana, bambu runcing yang ku pegang langsung tertuju mencari jendral penjajah yang kala itu membumi hanguskan orang tua saya.

Pertumpahan darah sudah tak terhelakkan lagi, darah sudah merubah baju yang saya kenakan hingga berwarna merah.

Pasukan kami hampir menang dan saya datangi jendral penjajah lalu saya hunuskan bambu runcing di tangan ke perut Jendral, teriakan kesakitan yang ku dengar menjadi sebuah kepuasan yang ku miliki.

Ketika ku berbalik badan terdengar suara pelatuk tinta panas keluar dan menyasar tepat dijatungku. Darah kembali tertumpahkan, dan membuat saya sudah tidak bisa lagi bertahan. Ini kisah akhir yang ku tuliskan. Berakhir dengan kematian saya demi memerdekakan negeri tercinta.

Saya hanya mampu mengucap ʾašhadu ʾal lā ilāha illa l-Lāh wa ʾašhadu ʾanna muḥammadar rasūlu l-Lāh MERDEKA ALLAHU AKBAR'
--------------
Selesai sudah karya tulis cerpen yang saya tulis untuk ikut serta dalam menyemarakan kemerdekaan. Kita sebagai generasi penerus bangsa sudah sepatutnya untuk menjaga kemerdekaan dan persatuan ini. Jangan biarkan orang-orang diluar sana membuat kita di adu domba yang kedua kalinya.

Semangat persatuan semoga terus terjaga hingga bumi kita ini di berhentikan oleh Allah Subhanuhu Wa Ta'ala.

Terimakasih suah berkenan untuk membacanya jangan lupa untuk membagikan cerita ini ke sosial media mu agar mereka juga tau tentang Cerpen: Tempoer Spesial Kemerdekaan. Jangan lupa untuk tinggalkan jejak komentar positifnya, sampai jumpa di post selanjtnya.

Baca juga Cerpen Sebelumnya Cerpen: Kawan Gua Pengkhianat

Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Daftar Pustaka

Tags:
Cerpen Spesial Kemerdekaan
Cerpen Perjuangan
Contoh Cerpen Perjuangan
Cerpen Terbaru 2019

5 Contoh Narrative Text Pendek dengan Arti dan Pesan Moralnya.

5 Contoh Narrative Text Pendek dengan Arti dan Pesan Moralnya - Serambi Catatan
5 Contoh Narrative Text Pendek dengan Arti dan Pesan Moralnya

Assaamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Narrative Text - merupakan salah satu jenis teks dalam bahasa inggris yang penting kita kuasai. Teks yang berjenis narrative text biasanya tentang cerita legenda, mitos, dan cerita menarik yang lain. Dalam penulisannya narrative text menggunakan past tense, karena text ini menceritakan masa lampau yang sudah lama. Lama banget dari sejak dia bersama dia wkwkw. (Kidding hehe)

Kumpulan Teks Story Telling dengan Pesan Moral

Kumpulan Teks Story Telling dengan Pesan Moral
Kumpulan Teks Story Telling dengan Pesan Moral

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh


Selamat datang di SerambiCatatan.Com, bagaimana kabar para pembaca setia blog ini. Semoga dalam keadaan yang sangat baik. Ada yang pernah denger apa itu Story telling? Kalo sederhananya itu kita bercerita menggunakan bahasa Inggris, dimana dari awal hinga akhir menggunakan Bahasa Inggris.

Saya mengenal Story Telling sejak saya duduk di Sekolah Menengah Pertama kala itu OSIS sedang megadakan Pekan Kreatifitas Sekolah dan salah satu lombanya adalah Story Telling. Disanalah menjadi titik awal PDKT saya dengan yang namanya Story telling wkwkw.

Browsing kesana kemari untuk mencari berbagai jenis Story Teling untuk saya baca, ada yang membuat saya menarik ketika menemukan Story Telling dengan memiliki pesan Moral yang tersirat didalamnya.

Hingga saat ini saya sudah membaca berbagai story telling. Tak lengkap rasanya jika saya tidak berbaginya dengan kalian. Pada kesempatan ini saya sudah merangkum nya dalam artikel yang berjudul: 

Kumpulan Teks Story Telling dengan Pesan Moral

1. The Needle Tree

The Needle Tree - Serambi Catatan
The Needle Tree

There were once two brothers who lived at the edge of a forest. The elder brother was very mean to his younger brother. He ate up all the food and took all his brother’s good clothes. One day, the elder brother went into the forest to find some firewood to sell in the market. As he went around, chopping the branches of tree after tree, he came upon a magical tree. The tree said to him, ‘Oh kind sir, please do not cut my branches. If you spare me, I will give you golden apples’. The elder brother agreed, but was disappointed with the number of apples the tree gave him. Greed overcame him, and he threatened to cut the entire trunk, if the tree didn’t give him more apples. The magical tree, instead, showered upon the elder brother, hundreds upon hundreds of tiny needles. The elder brother lay on the ground crying in pain as the sun began to lower down the horizon.
The younger brother grew worried and went in search of his elder brother. He found him laying in pain near the tree, with hundreds on needles on his body. He rushed to his brother and removed each needle with painstaking love. After he finished, the elder brother apologised for treating him badly and promised to be better. The tree saw the change in the elder brother’s heart, and gave them all the golden apples they could ever need.

Moral Of The Story

It is important to be kind and gracious, as it will always be rewarded.

2. Counting Wisely

Counting Wisely - Serambi Catatan
Counting Wisely

Akbar once put a question to his court that left everyone puzzled. As they all tried to figure out the answer, Birbal walked in and asked what the matter was. They repeated the question to him.
‘How many crows are there in the city?’
Birbal immediately smiled, went up to Akbar, and announced that the answer to his questions was twenty-one thousand, five hundred and twenty-three. When asked how he knew the answer, Birbal replied, ‘Ask your men to count the number of crows. If there are more, then the crows’ relatives from outside the city are visiting them. If there are fewer, then the crows are visiting their relatives outside the city.’ Pleased with the answer, Akbar presented Birbal with a ruby and pearl chain.

Moral of The Story

Having an explanation for your answer is just as important as having an answer.

3. The Boy Who Cried Wolf

The Boy Who Cried Wolf - Serambi Catatan
The Boy Who Cried Wolf

There was once a boy whose father one day told him that he was, now, old enough to watch over the sheep while they were grazing. Every day, he had to take the sheep over the grass fields and watch them as they grazed to become strong with thick wool. The boy was unhappy though. He wanted to run and play, not watch the boring sheep. So, he decided to have some fun instead. He cried ‘Wolf! Wolf!,’ until the entire village came running with stones to chase away the wolf before it could eat any of the sheep. Once they saw that there was no wolf, they left muttering under their breath about how the boy was wasting their time and giving them a good fright while at it. The next day, the boy cried once more,‘Wolf! Wolf!’ and, again, the villagers rushed there to chase the wolf away.
As the boy laughed at the fright he had caused, the villagers left, some angrier than the others. The third day, as the boy went up the small hill, he suddenly saw a wolf attacking his sheep. He cried as hard as he could, ‘Wolf! Wolf! WOLF!’, but the villagers thought he was trying to fool them again and did not come to rescue the sheep. The little boy lost three sheep that day, all because he falsely cried wolf.

Moral of The Story

Do not make stories up for attention, for no one will help you when you actually need it.

4. The Golden Touch

The Golden Touch - Serambi Catatan
The Golden Touch

This is the story of a very greedy rich man who chanced upon meeting a fairy. The fairy’s hair was caught in a few tree branches. Realising he had an opportunity to make even more money, he asked for a wish in return for helping the fairy. He said, ’All that I touch should turn to gold’, and his wish was granted by the grateful fairy.
The greedy man rushed home to tell his wife and daughter about his new boon, all the while touching stones and pebbles and converting them into gold. Once he got home, his daughter rushed to greet him. As soon as he bent down to scoop her up in his arms, she turned into a gold statue. He realised his folly and spent the rest of his days searching for the fairy to take away his wish.

Moral of The Story

Greed will always lead to downfall.

5. The Milkmaid and Her Pail

The Milkmaid and Her Pail - Serambi Catatan
The Milkmaid and Her Pail

Patty the milkmaid had finished milking her cow, and had two full pails of fresh creamy milk. She put both pails of milk on a stick and set off to the market, to sell them. Along the way, she started to think of all the milk in her pails, and the money she would get for them.
“Once I get the money, I’ll buy a chicken,” she thought. “The chicken will lay eggs and I will get more chickens. They’ll all lay eggs, and I can sell them for more money. Then, I’ll buy the house on the hill and be the envy of everyone in the village. They’ll ask me to sell the chicken farm, but I’ll toss my head like ‘this’, and refuse”. So saying, Patty, the milkmaid tossed her head, and the pails of milk fell. The milk spilled onto the ground, and all Patty could do was cry.

Moral of The Story

Do not count your chickens before they hatch.

6. When Adversity Knocks

When Adversity Knocks - Serambi Catatan
When Adversity Knocks

This is a story explaining how adversity is met differently by different people. Asha’s father placed an egg, a potato, and some tea leaves in three separate vessels with boiling water. He asked Asha to keep an eye on the vessels for ten minutes. Once these ten minutes were over , he asked Asha to peel the potato, peel the egg and strain the tea leaves. Asha was left puzzled.
Her father explained , ‘Each of these items was put in the same circumstance of boiling water. See how they’ve responded differently. The potato is now soft, the egg is now hard, and the tea has changed the water itself. We are all like one of these items. When adversity calls, we respond in exactly the way they have. Now, are you a potato, an egg, or tea leaves?’

Moral Of The Story

We can choose how to respond to a difficult situation.

7. The Proud Rose

The Proud Rose - Serambi Catatan
The Proud Rose

Once upon a time there was a rose who was very proud of her beautiful looks. Her only disappointment was that she  grew next to an ugly cactus. Every day, the rose would insult the cactus on his looks while the cactus stayed quiet. All the other plants in the garden tried to make the rose see sense, but she was too swayed by her own beauty.
One summer, the well present in the garden grew dry, and there was no water for the plants. The rose began to wilt. She saw a sparrow dip her beak into the cactus for some water. Though ashamed, she asked the cactus if she too could have some water. The kind cactus readily agreed and they both got through the tough summer as friends.

Moral of The Story

Never judge someone by the way they look.

8. The Tale of the Pencil

The Tale of the Pencil - Serambi Catatan
The Tale of the Pencil

Raj was upset because he had done poorly in his English test. His grandmother sat beside him, and gave him a pencil. A puzzled Raj looked at his grandma and said he didn’t deserve a pencil after his performance in the test. His grandma explained, ‘You can learn a great many things from this pencil because it is just like you. It experiences a painful sharpening, just the way you have experienced the pain of not doing well on your test. However, it will help you be a better student. Just as all the good that comes from the pencil is from within itself, you will also find the strength to overcome this hurdle. And finally, just as this pencil will make its mark on any surface, you too shall leave your mark on anything you choose to’. Raj was immediately consoled and promised himself that he would do better.

Moral of The Story

We all have the strength to be who we wish to be.

9. The Crystal Ball

The Crystal Ball - Serambi Catatan
The Crystal Ball

Nasir found a crystal ball behind a banyan tree in his garden. When the tree told him it would grant him a wish, he thought and thought, but could not come up with anything he wanted. So, he kept the crystal ball in his bag and waited till he could decide on his wish. Days went by without him making a wish but his best friend saw him looking at the crystal ball. He stole it from Nasir and showed it to everyone in the village. They all asked for palaces and gold, but could not make more than one wish. In the end, everyone was angry because no one could have everything they wanted. They became very unhappy and decided to ask Nasir for help. Nasir wished that everything would become as it once was, before the villagers had tried to satisfy their greed. The palaces and gold vanished and the villagers grew happy and content once again.

Moral of The Story

Money and wealth do not bring happiness.

10. Bundle of Sticks

Bundke of Stick - Serambi Catatan
Bundke of Stick

Three neighbours were having trouble with their crops. All three fields had crops that were wilting and infested with pests. Each day, they would try different ideas to help their crops. The first one tried using a scarecrow, the second used pesticides, and the third built a fence on his field, all to no avail. One day, the village head came by and called all three farmers. He gave them each a stick and asked them to break it. The farmers could break them easily. He then gave them a bundle of three sticks, and again, asked them to break it. This time, the farmers struggled to break the sticks. The village head said, ‘Together, you are stronger than when you work alone’. The farmers pooled their resources and got rid of the pests in their fields.

Moral of The Story

There is strength in unity.

11. A Glass of Milk

A Glass of  Milk - Serambi Catatan
A Glass of  Milk

As Hari walked home after school one day, he suddenly felt faint with hunger and knew his mother would not have any food ready for him at home. He grew desperate and went from house to house asking for food. Finally, a girl gave him a tall glass of milk. When he tried to pay her she refused and sent him on his way. Years later, the girl, now a grown woman, fell very sick and could not find anyone who could cure her. Finally, she went to a large hospital with the city’s greatest doctor. The doctor spent months treating the woman until she was finally cured. The woman was happy but was also afraid she could not pay the bill. When the hospital handed the bill to her, she opened it to read, ‘Paid in full, with a glass of milk’.

Moral of The Story

A good deed never goes unrewarded.

12. The Fox and the Grapes

The Fos and The Grapes - Serambi Catatan
The Fos and The Grapes

A fox was once very hungry and went in search of some food. He searched everywhere, but couldn’t find anything that he could eat. Finally, with his stomach rumbling, he came upon a farmer’s wall. On top of the wall were the biggest, juiciest grapes the fox had ever seen. The rich purple colour told the fox that they were ready to be eaten. The fox jumped high in the air to catch the grapes in his mouth, but he missed. He tried once more, and missed again. He tried a few more times, but kept missing. Finally, the fox decided to go home all the while muttering, ‘I’m sure the grapes were sour anyway’.

Moral of The Story

It’s easy to hate what you can’t have.

13. The Ant and the Grasshopper

The Ant and The Gasshopper - Serambi Catatan
The Ant and The Gasshopper

There were two best friends – an ant and a grasshopper. The grasshopper liked to relax the whole day and play his guitar. The ant, however, would work hard all day. He would collect food from all corners of the garden, while the grasshopper relaxed, played his guitar, or slept. The grasshopper would tell the ant to take a break every day, but the ant would refuse and continue his work. Soon, winter came. The days and nights became cold and very few creatures went out. The grasshopper couldn’t find any food and was hungry all the time. However, the ant had enough food to last through the winter, without any worries at all.

Moral of The Story

Make hay while the sun shines.

14. The Wet Pants

The Wet Pants - Serambi Catatan
The Wet Pants

Ajay was a small boy who loved his school and schoolmates. One day, as he sat at his desk, he suddenly felt damp and realized he had wet his pants! Mortified, Ajay did not know what to do or say, as he knew everyone in class would make fun of him for wetting his pants. He sat at his desk, praying for any kind of help. Diksha was carrying water in a jug to water the class plants. As she approached Ajay’s desk, she suddenly tripped and dumped the whole contents of the jug onto his lap. Everyone rushed to help Ajay. The teacher reprimanded Diksha and gave Ajay a spare set of shorts. At the end of the day, Ajay met Diksha on the bus. He asked, ‘You did that on purpose didn’t you?’ Diksha replied, ‘I’ve wet my pants before too.’

Moral of The Story

Help others in need.

15. The Bear and Two Friends

The Ber and Two Friends - Serambi Catatan
The Ber and Two Friends

Two best friends were walking a lonely and dangerous path through a jungle. As the sun began to set, they grew afraid, but held on to each other. Suddenly, they saw a bear in their path. One of the boys ran to the nearest tree and climbed it within a jiffy. The other boy did not know how to climb trees by himself, so he lay on the ground, pretending to be dead. The bear approached the boy on the ground and sniffed around his head. After appearing to whisper something in the boy’s ear, the bear went on its way. The boy on the tree climbed down and asked his friend what the bear had whispered in his ear. He replied, ‘Do not trust friends who do not care for you.’

Moral of The Story

A friend in need is a friend indeed.

Tips on Making Story time Interesting for Your Kids!

No matter how engaging a story may be, the way you recite it makes all the difference. To make sure your story is more life-like and less ‘preachy’, you can use these tips on narrating your story in a way that leaves an impact and makes story time the favourite part of your kid’s day.
  1. Usually, the personality or character catches children’s interest. Use different voices for each character or act out various parts from the story, to keep things fun.
  2. If you’re using books or pictures, lay them in front of your child. You can ask him/her to turn the pages or trace the words as you read.
  3. Talk about the story after you’ve finished reciting it. Ask your kid questions about what he/she would do, and discuss the moral of the story. This way, you will also know if your child understood what happened in the story.
These short stories with moral values will teach your children important lessons while helping you spend quality time with them. The next time you want to entertain children, stories with morals are always a good option.
Baiklah kita sudah sampai di akhir artikel, jangan lupa untuk bagikan artikel ini ke sosial media mu agar orang lain juga tau Story Telling ini. dan dapatkan update terbaru kami setiap hainya dengan berlangganan via email dibawah ini. Terimakasih udah berkunjung dan sampai jumpa.
Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Refesrensi:
https://parenting.firstcry.com/articles/top-15-short-moral-stories-for-kids/

Tutorial membuat toko online di Blogger/Blogspot


Tutorial membuat toko online di Blogger/Blogspot
Tutorial membuat toko online di Blogger/Blogspot
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Ditulis Oleh: R Ayi Hendrawan S

Tutorial membuat toko online di Blogger/Blogspot

Pada kesempatan kali ini admin akan berbagi tutorial mengenai cara membuat took online sendiri. Saya yakin para pembaca pasti sudah tau apa itu toko online. Sebagai contoh toko online yang sudah popular di Indonesia seperti Shope, Bukalapak Tokopedia dan lain lain. Mereka adalah contoh toko online terbesar atau bias disebut dengan marketplace.

Cerpen: Kawan Gua Pengkhianat

Cerpen: Kawan Gua Pengkhianat
Cerpen: Kawan Gua Pengkhianat

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat datang dan salam sejahtera untuk kita semua. Kali ini admin balik lagi dan membawa satu karangan cerita pendek yang berjudul Kawan Gua Pengkhianat. Jadi di cerpen ini menceritakan tentang sebuah pengkhianatan seorang teman atau yang saat ini lebih dikenal dengan tikung menikung.

Daripada penasaran langsung aja yuk kita baca, Selamat membaca :)

Jangan lupa baca postingan sebelumnya yang berjudul Tips Menulis Cerpen yang Baik untuk Diikutkan Lomba

------------------
Author : R Ayi Hendrawan S
Published by : SerambiCatatan.Com

Kawan Gua Pengkhianat


Saat itu kami sedang berjalan pulang dari sekolah bersama-sama. Seperti biasanya hanya kita berempat Gua, Doni, Sandi dan Fazrial, namun dipertigaan depan kampus kami bertemu dengan dua teman lainnya yaitu Syahril dan Siska. Mereka kerap bersama karena mengikuti organisasi yang sama ketika dikampus.

Siska dengan gaya tomboynya mengajak kita semua untuk makan bersama, sembari berjalan ia mengajak “ehh, kita udah lama loh gak kumpul lagian nih ya bentar lagi kan libur kita makan-makan yuk. Kita ngeliwet (makan-makan).”. “Gak bisa soalnya gua ada tugas lain dulu” Jawab Gua. Tapi temen gua Doni bilang kita kan anak organisasi jadi harus menjunjung tinggi solidaritas. Akhirnya gua juga ikut apa kata mereka.

Ngomong-ngomong akhirnya kita nentuin rumah Sandi buat tempat kita masak dan makan nanti. Sampai dirumah Sandi kita bagi bagi tugas ada yang ke pasar ada yang nyiapin di rumah Sandi. Tak lama kemudian kita masak tapi Ibu nya Sandi bilang biar sama Ibu aja di masakin. “Alhamdulillah rezeki anak sholeh hehe” ucap gua.

Selagi Ibunya Sandi masak gua dan yang lain ngobrol maen Jujur atau Perintah, pokoknya seru. Giliran gua tiba, awalnya bingung mau pilih apa. Kalo perintah gua orangnya males kalo disuruh-suruh, jadi gua pilih Jujur. Lumayan sembari ngasah kejujuran.

Pertanyaan buat gua muncul dari Fazrial, dia dengan spontan nanya ke gua dan harus dijawab dengan jujur, “Siapa cewek yang Lu suka dikelas kita?” Sontak gua kaget dengernya, gua gak pernah mikir bakal muncul pertanyaan kaya gini wkwkwkw.

“Gua jawab bohong ya boleh kagak?”, jawab mereka cukup dengan”huuuuuu”. Akhirnya gua jawab deh dengan jujur. Ada sih yang gua suka tapi ya cuman suka aja sekarang tuh. Namanya Rita. Kalian tau kan. Nah kalo kalian mau bantuin gua ya buat dapetin dia hehe.
Salah satu ada yang bilang, namanya Syahril, “tenang Bro gua bakal bantu lu.”.

Masakanpun datang dan artinya itu waktu kita makan-makan. Pokoknya masakan Ibunya Sandi itu enak banget sampe sampe gua lupa kalo gua nambah terus. Apalagi samabl terasinya yang khas banget. Gak sia sia gua ikut mereka, hehe.

Selesainya makan mereka semua langsung cie cie in gua, gua bilang aja ke mereka “Jangan ceritain hal tadi ke yang lain ya, apalagi ke si Mawar. Malu gua pasti” mereka semua jawab Iya.
Akhirnya acara dadakan tadi udah selesai, waktu juga udah sore jadi kita semua pamit dari rumah Sandi. Kecuali Sandi, karena ya itu rumahnya.

Kesokan harinya saat gua masuk kelas rasanya ada yang beda, mereka ketawa kecil pas gua ketemu Rita. Gua yang pemalubisa apa digituin ya gua makin malu. Gak lama kemudian Syahril datang dan menyapa Rita. Akhirnya mereka ngobrol. Gua kira Syahril bakal nyapa gua tapi engga.

Sepulang dari kampus gua, Doni, Sandi, dan Fazrial niat buat gerjain laporan soalnya tugas kuliah numpuk laporan semua. Di jalan gua ketemu lagi sama Syahril dan Siska, yaudah gua ajak juga kan biar rame kalo banyak orang sapa tau cepet selesai. Siska ikut tapi Syahril gak bisa katanya dia ada keperluan keluarga. Jadi hanya kita berlima yang buat tugas bareng bareng tanpa adanya Syahril. Emang sih serasa ada yang kurang karena tanpa si Syahril, ucap Siska.

Tugas belum selesai Doni udah bete aja, Doni emang agak males kalo masalah tugas kuliah. Akhirnya Doni ngajak gua dan yang lain buat maen ke taman kota. Katanya disana lagi ada hiburan dan banyak juga pasangan kekasihalias pacaran wkwkw.

Sampainya di Taman gua ngeliat sesuatu yang aneh, gua kaya liat Rita lagi duduk di kursi taman. Tapi yang bikin gua gak mau liat tuh karena ada cowok disampingnya. Hati yang semula senang juga berubah jadi mendung ada petir pula. Gua mikir apa gua gak pantes kali ya buat Rita. Disitu gua masih besar hati karena gua inget bakal banyak temen temen gua yang akan bantu gua buat dapetin Rita.

Temen gua gak ada yang sadar kalo dikursi itu ada Rita. Saking penasaran gua ngajak temen buat lewat depan Rita karena pengen tau sebenarnya siapalaki-laki yang deket sama dia. Hati gua semakin hancur ketika gua liat ternyata laki-laki tersebut adalah Syahril yang tadi bilang gak bisa ikut Belajar bareng karena ada keperluan keluarga. Eh nyatanya malah lagi ketemuan sama Rita ditaman. Hati gua tambah hancur pas liat mereka lagi pegangan tangan. Satu katapun gak ada yang keluar dari mulut gua akhirnya gua milih balik ke rumah. Gua bilang ke temen-temen, gua capek mau istirahat.

Sahabat sejati gua, Doni, Sandi dan Fazrial juga ikut gua dan nganterin gua pulang. Sepanjang jalan gua diem, temen gua nanya juga gua hanya diem aja. Pokoknya males banget gua bicara hari itu. Sampai di rumah gua bilang makasih ke Temen Doni, Sandi dan Fazrial karena udah nganterin gua pulang. Fazrial dengan bijaknya bilang ke gua, “Masih banyak cewek yang lebih baik lagi, sekarang lu harusnya bersyukur karena udah dikasih jeleknya si Syahril. Udah lu istirahat dan berdoa minta yang terbaik.”. Gua cuman bales senyum lalu gua masuk ke Rumah.

Dikamar yang sunyi ini gua terdiam dan merenung, mungkin semua ini salah gua karena gua terlalu pemalu apalagi sama cewek. Bener juga apa kata Si Fazrial, gua harusnya bersyukur dengan semua ini. Gua murung juga gak mungkin Rita jadi suka sama gua.

Hari-hari berikutnya berjalan seperti biasa, gua udah ikhlasin semuanya. Semoga suatu saat nanti gua bakal dapetin cewek yang terbaik dan semoga sahabat terbaik gua tetep ada buat gua.
---------------
Akhirnya kita sudah sampai di akhir cerita, bagaimana dengan cerpen diatas. Jangan lupa untuk bantu Share ke sosial media dan berkomentar jika ada yang perlu kamu perbaiki. Akhir kata saya ucapkan terimakasih. Sampai jumpa di next post.

Tags:
Cerpen terbaru Juli 2019
Cerpen Terbaik 2019
Cerpen Remaja
Cerpen Tentang Cinta

Tips Menulis Cerpen yang Baik untuk Diikutkan Lomba

Tips Menulis Cerpen yang Baik untuk Diikutkan Lomba

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh

Tips Menulis Cerpen yang Baik untuk Diikutkan Lomba


Ditulis oleh : R Ayi Hendrawan S

Sebagai seorang penulis pemula yang masih mencari genre hidup alias belum lurus. Admin sedikitnya mau berbagi seputar tips kepenulisan nih. Belajar dari berbagai pengalaman yang sudah admin dapatkan.

Lomba menulis cerpen saat ini lumayan banyak yang mengadakan. Buat kalian yang ingin mengikuti lomba tersebut, coba bisa mencari-cari informasi nya di Instagram dengan Keyword Lomba Menulis Cerpen ataupun melalui pencarian Google.

Masing-masing perlombaan memiliki ketentuan yang berbeda beda, jadi kamu harus benar-benar memahami terhadap ketentuan tersebut. Eitss buat kamu yang gak punya modal tapi punya kemauang. Kamu bisa cari juga lomba yang free alias gratis loh dan kalo menang kamu bisa membawa pulang hadiah yang banyak.

Biasanya lomba yang gratis banyak memberikan persyaratan di luar kepenulisan contohnya Follow semua akun sosmed penyelengara, bagikan postingan/banner lomba dan lain lain. Tapi tenang aja itu semua mudah ko dan menguntungkan bagi kita. Menguntungkannya adalah disaat mereka menyelenggarakan lagi lomba kita bisa dengan mudah mengetahui berita update nya.

Dengan banyaknya peluang lomba menulis cerpen maka rasanya penting saya salimg berbagai ilmu atau pengalaman terkait kepenulis. 

Baiklah berikut Tips Menulia Cerpen yang Baik untuk Diikutkan Lomba.

1. Pahami Ketentuan Lomba

Gambar 1 Pahami Ketentuan Lomba
Gambar 1 Pahami Ketentuan Lomba

Setiap lomba menulis cerpen memiliki ketentuan yang berbeda. Contohnya, ada yang terdiri dari satu tahap perlombaan ada juga yang terdiri dari dua tahap. Dengan sistem tersebut kita sudah diseleksi layaknya penyisihan. Maka untuk mengikuti tahap satu kita harus mampu memberikan gambaran cerpen kita kepada para pembaca dan membuat menarik dewan juri. Sehingga bila Cerpen kita menarik maka peluang diloloskan ke tahap selanjutnya sangat tinggi.

2. Kuasai Tema Lomba

Gambar 2 Kuasai Tema Lomba
Gambar 2 Kuasai Tema Lomba

Seperti yang pernah saya alami kala itu lomba menulis cerpen memiliki tema seputar keluarga. Maka kita sebagai peserta lomba harus mampu mengontrol alur cerita yang kita buat sehingga bertemakan keluarga. Jangan sampai kita keluar dari tema. Karena sebagus apapun karya kita bila tidak sesuai dengan tema yang ditentukan panitia akan membuat penilaian menjadi rendah atau bahkan tidak dinilai. Saran saya kuasailah Tema dan perbanyak kosakata terkait tema tersebut.

3. Catat Deadline Lomba

Gambar 3 Catat Deadline Lomba
Gambar 3 Catat Deadline Lomba

Nah ini nih yang paling sering kita sering lakukan (termasuk admin). Untuk mencapai kesuksesan di perlombaan tersebut, kita harus melakukan persiapan dengan matang. Pencatatan terhadap deadline perlombaan sangat perlu. Hal ini juga menentukan sejauh mana kita siap mengikuti lomba tersebut. Selain itu, dengan mengetahui deadline tersebut kita bisa mematangkan isi dan kejelasan paragraf dari setiap cerpen yang kita buat.

4. Hindari Rasa Malas

Gambar 4 Hindari Rasa Malas
Gambar 4 Hindari Rasa Malas

Penyakit yang memang selalu muncul adalah malas. Kenapa saya sebut penyakit, karena hampir setiap proses jika sudah dirasuki oleh malas maka proses tersebut akan hancur. Layaknya menulia cerpen. Jika kita terhenti oleh rasa malas, maka kita akan melupakan deadline yang akhirnya berimbas kepada ketidaksiapan kita dalam mengikuti lomba.

5. Pastikan Suasana HatiMu Bahagia

Gambar 5 Suasana Hati yang Bahagia
Gambar 5 Suasana Hati yang Bahagia

Mengapa demikian, jika kamu sedang sedih atau memiliki pikiran yang kalang kabut kemungkinan kamu menulis sangat kecil. Namun kamu juga bisa menghasilkan karya yang baik walaupun kamu sedang dalam keadaan tertekan. Alangkah baiknya bila saat menulis keadaan hati kita sedang bahagia, tenang dan senang.

Sudah sampai di akhir artikel yang saya buat malam ini. Setiap orang memiliki pengalaman dan jalan hidup yang berbeda. Namun tips diatas adalah langkah atau kiat-kiat yang sayang lakukan dalam setiap mengikuti perlombaan. Sahabat di rumah bisa mencobanya dan menerapkan jika pada saat akan mengikuti Lomba Menulis Cerpen.

Dalam menulis usahakan raga kita, jiwa kita hadir dalam tulisan tersebut agar mampu memberikan suasana yang baik dalam menulis. Menulis bukan hanya sekedar corat-coret, tapi menulis adalah seni dan gaya hidup. Jangan terlalu berharap banyak dari seorang penulis. Tapi dunia sudah banyak memberikan bukti, bahwa penulis yang behasil dan hebat karyanya akan selalu dikenang dan bahkan bisa menjadi orang kaya.

Tetaplah bersemangat dalam berkarya untuk negeri kita tercinta ini. Jangan terlalu banyak berharap tentang apa yang kita dapatkan dari negeri ini tapi kitalah yang harus mampu memberi untuk negeri kita tercinta ini seperti kutipan berikut

Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu! - John F. Kennedy

Dengan berakhirnya artikel ini, saya sampaikan mohon maaf jika ada salah kata dalam kepenulisan. Tak lupa saya sampaikan, jangan lupa untuk membagikan artikel yang berjudul Tips Menulis Cerpen yang Baik untuk Diikutkan Lomba kepada teman kamu. Berbagai itu indah dan gratis jadi tunggu apalagi. Manfaatkan jarimu dalam mengejar kebaikan. Akhir kata saya ucapkan banyak terimakasih.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh

-------------

Daftar Gambar

Gambar 1 Pahami Ketentuan Lomba
Gambar 2 Kuasai Tema
Gambar 3 Catat Deadline Domba
Gambar 4 Hindari Rasa Malas
Gambar 5 Pastikan Suasana HatiMu Bahagia

Daftar Referensi

https://id.wikiquote.org/wiki/John_F._Kennedy

5 Penghasilan yang Didapat Jika Kamu Menjadi Seorang Blogger

5 Penghasilan yang Didapat Jika Kamu Menjadi Seorang Blogger
5 Penghasilan Menjadi Seorang Blogger

Ini Penghasilan yang kamu dapatkan jika kamu jadi blogger.

5 Penghasilan yang Didapat Jika Kamu Menjadi Seorang Blogger


Author : R Ayi Hendrawan S

Peluang berbisnis saat ini sudah banyak pintu masuknya. Baik di dunia nyata ataupun di dunia maya. Semua bisnis juga menjanjikan, terlebih jika kita menekuninya.

Setelah kita menemukan berbagai peluang tak cukup hanya menemukan saja. Kita harus terjun dan mempelajari peluang tersebut. Seperti yang akan saya bagikan pada postingan kali ini yaitu mengenai peluang yang muncul ketika kita menjadi Blogger.

Menjadi seorang Blogger tentunya harus memiliki minat menulis yang tinggi. Pada awalnya blogger lebih banyak menceritakan tentang hal-hal pribadi dan berbagai tutorial. Namun di pertengahan tahun 2015 banyak orang yang berbondong-bondong melirik media pengiklan yang sangat menjanjikan yaitu Google Adsense. Bagi sebagian pembaca mungkin ada yang sudah tau apa itu adsense dan apa fungsinya.

Secara sederhana Google Adsense adalah media pengiklan terpercaya dan yang pastinya membayar. Mengapa saya katakan terpercaya karena Google Adsense ini milik perusahaan besar Google

Selain dari Google Adsense masih banyak Penghasilan yang kita dapatkan dari seorang blogger. Berikut yang telah saya rangkum.

1. Publisher Iklan

Gambar Ilustrasi Publisher Iklan
Gambar 1 lustrasi Publisher Iklan
Memiliki blog dengan banyak pengunjung setiap harinya sangat menguntungkan. Seperti yang sudah di sebutkan sejak awal. Dengan traffic blog yang tinggi sangat memungkinkan blog kita dipasangi iklan, yang nantinya pengiklan tersebut akan membayar blog kita.

2. Jasa Site Review

Gambar Ilustrasi Jasa Site Review
Gambar 2 Ilustrasi Jasa Site Review
Peluang selanjutnya adalah jasa site Review. Jasa site Review ini bermaksud, kita sebagai author atau owner blog menawarkan ke beberapa situs dengan berbagai macam keuntungan. Tugas kita adalah memberikan review positif terhadap situs yang memakai jasa review blog kita. Ingin review situs murah? Segera kontak administrator SerambiCatatan.Com

3. Online Shop / Menjual Produk

Gambar 3 Ilustrasi Online Shop
Pada point katiga saat ini banyak di gandrungi oleh banyak pembisnis di dunia maya. Banyak market place baik di dalam atau di luar negeri. Dengan memiliki banyak pengunjung setiap harinya memungkinkan produk kita laris mangambil perhatian para pengunjung.

Produk yang bisa kita jual tidak hanya prosuk kita pribadi, bisa juga produk reseller atau orang yang menitipkan produknya di blog kita.

Atau kamu bisa memiliki toko online sendiri dengan murah? Harga terbaik dalam persaingan nya. Kamu cukup mengeluarkan uang sebesar Rp200.000. Segera kontak kami untuk menggunakan jasa pembuatan toko online di blogger. Untuk demo toko online buatan saya silahkan Klik Disini.

4. Desainer Template

Gambar 4 Ilustrasi Desainer Template
Gambar 4 Ilustrasi Desainer Template

Semakin lama kita menjadi blogger, lambat laun kita pasti akan memahami berbagai macam kode/script yang digunakan untuk membangun blog. Beberapa contoh tag yang digunakan adalah html, css, JavaScript dll. Memang tidak mudah mempelajari nya, Perlu waktu dan ketekunan dalam mempelajari tag tersebut. Namun tak ada yang tak mungkin jika kita memiliki keinginan yang kuat.

Sudah banyak saat ini yang berjualan template premium antara lain ada Mas Sugeng dan Mba Igniel. Atau masih banyak lagi para desainer Template yang mendapatkan uang dari hasil karyanya itu.

Tahun ke tahun banyak bermunculan para blogger muda yang fokus dengan desain blog dan ini berarti peluang untuk kita memulai bisnis desain tamplate blogger.

5. Jasa Pembuatan Blog

Gambar 5 Jasa Pembuatan Blog
Gambar 5 Jasa Pembuatan Blog
Semakin banyak orang yang berminat menjadi blogger maka terbuka pula bisnis di dunia jasa pembuatan blogger. Biasanya orang-orang disekitar kita selalu menginginkan sesuatu yang simpel dan cepat. Maka disinilah peluang kita untuk membuka jasa tersebut. Kita menawarkan jasa yang cepat dan murah dibandingkan dengan membuat blog sendiri yang lama dan sulit optimasinya.

Peluang sangat terbuka lebar disini, hanya kita yang dapat menentukan apakah akan memanfaatkan peluang tersebut atau hanya akan menjadi penonton.

Saya sebagai seorang blogger yang sudah mulai aktif sejak tahun 2013 silam. Kini membuka jasa pembuatan blog. Lalu apa saja yang didapatkan jika menggunakan jasa saya, berikut akan saya jelaskan.

Jasa Pembuatan Blog oleh Serambicatatan.com agan akan mendapatkan:
1. Blog dengan desain responsif dan premium.
2. Blog sudah di verifikasi ke google webmaster dan Bing webmaster.
3. Desain atau penambahan fitur bisa didiskusikan.
4. Mendapatkan pelayanan 24 jam selama 30 hari setelah pembayaran.
5. Mendapatkan bimbingan untuk pengajuan blog ke Google Adsense.
6. Dan masih banyak keuntungan lain yang akan agan dapatkan bila menggunakan jasa saya dan yang pasti harga murah.
Lebih lanjut agan bisa Klik disini.

Gak kerasa kita sudah sampai di akhir pembahasan mengenai pendapatan yang bisa kamu dapatkan menjadi seorang blogger. 5 poin diatas semuanya berdasarkan pengalaman saya sendiri selama menjadi seorang blogger. Tidak hanya yang sudah saya bahas diatas, masih banyak lagi penghasilan yang bisa kamu dapatkan jika menjadi blogger. 

Diluar pendapatan uang, kamu akan banyak menemukan relasi diluar sana, mengasah ilmu menulis kamu dan yang pasti membuat kamu jadi hobi membaca. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan kamu menjadi blogger. Karena blogger itu perlu partner untuk saling koreksi dan perlu membaca untuk membuat konten.


Sekian dulu artikel yang berjudul 5 Penghasilan yang Didapat Jika Kamu Menjadi Seorang Blogger. Terimakasih sudah membaca jangan lupa untuk like share dan berlangganan via email agar kamu tidak ketinggalan Update terbaru saya.

----------------

Daftar Sumber Gambar
Gambar 1 : https://blogkonten.com
Gambar 2 : https://kangamir.com
Gambar 3 : https://justdial.com
Gambar 4 : https://fianhar.com
Gambar 5 : https://perlubelanja.blogspot.com