Cerpen Melupakan (Waktu)

Cerpen Melupakan (Waktu)

Cerpen Melupakan (Waktu)
Cover Cerpen Melupakan (Waktu)

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Selamat datang kembali di SerambiCatatan.Com. hai hello apa kabar sahabat? Semoga dalam keadaan yang sebaik-baiknya. Postingan kali ini kembali membawa sebuah cerpen yang insyaallah penulis sisipkan pesan kehidupan dalam ceritanya. Cerpen kali ini menceritakan tentang perjalan hidup sesorang yang pernah terlena dengan kelalaian. Kita hanya manusia yang tak pernah luput dari salah dan dosa. Cerita ini merupan self reminder yang penulis buat dan ingin dibagikan bersama para pembaca lainnya. Oh iya jangan lupa kunjungi cerpen sebelumnya yang berjudul "Mentari di Ujung Pelangi"

Langsung saja berikut cerpennya :
------------------------------------------------

Judul   : Cerpen Melupakan (Waktu)
Author : R Ayi Hendrawan Supriadi

Mentari pagi bersinar, menusuk dinginnya tubuh ini. Aku terbangun pagi itu merasakan sebuah keresahan dari sebuah kalalaian. Sedikitpun tak ada suara yang ku dengar, terbingung dengan apa yang terjadi di hari ini. Renungan yang ada dalam pikiran.
Pagi itu aku bergegas ke kampus untuk menerima pembelajaran. Waktu yang mulai sudah mepet masuk, dan artinya keterlambatan di depan mata. Teringat bahwa dosen yang mengajar adalah dosen yang kiler, haduuh keluh ku.

Benar saja sampai di depan kelas dosen itu sudah mulai mengajar, dengan kegelisahan mengetuk pintu yang sedikit terbuka. Tok tok pintu itu berbunyi. Semua orang seakan melihat kepada ku yang lusuh. Benar saja dosen itu langsung menceramahi ku tentang kedisiplinan, hmm sudahlah gumam ku dalam hati. Sepuluh menit berlalu aku diceramahi, mungkin sudah lelah.

Mengikuti pembelajaran dengan kondisi seperti ini rasanya sangat sulit diterima. Hingga jam kuliah selesai hanya mengantuk yang aku rasakan. Terdengar seruan adzan dari masjid di kampusku, teman teman ku segera bergegas dan ada yang mengajak ku kesana. Tapi aku salah dalam memilih, bermain game bersama teman yang lain yang aku pilih. Rasanya tak ada waktu yang bisa kulewatkan tanpa bermain ponsel pintar.


Gambar ilustrasi Jam buram oleh Ponsel Pintar
Gambar Ilustrasi
Terlalu terlena dalam sebuah permain tak terasa jam menunjukkan pukul 14.50 yang artinya aku sudah terlambat melaksanaka sholat Dzuhur. Segera setelah itu berlari ke masjid untuk sholat, sampai disana berkumandang sholat Ashar. Lalai diri ini hingga melaksanakan sholat diakhir waktu hanya karena bermain game.

Badan ini terasa lelah karena kemarin malam sudah bergadang. Aku pulang. Sampai dirumah kontrakan. Aku segera berbaring dan tertidur. Tidak terasa aku terbangun jam 20.00 dan kembali melewatkan sholatku. Namun, kesalahan yang aku lakukan tertambah karena bukannya langsung sholah tetapi malah bermain ponsel pintar hingga larut malam.

Semua ini selalu terulang dalam hari hari ku. Lelah memang namun entah mengapa selalu ingin mengulanginya setiap hari. Seolah godaan ini terlalu besar, atau iman yang masih lemah, pikir ku.
Lelah yang berkelanjutan membuat ku mencari kesana kemari untuk mempelajari mengapa aku seperti ini. Dalam sebuah mesin pencari aku menemukan sebuah bacaan yang membuka pemikiran ini. Bacaan tersebut menceritakan tentang ayah yang hanya akan menerima lamaran dari seorang pria untuk anak perempuannya, jika pri tersebut mampu menjaga sholat lima waktunya. Ayah anak tersebut menjelaskan, bahwa seseorang yang mampu menjaga sholatya dengan baik maka ia adalah orang yang mampu memanage waktu dengan baik, “Jika perintah tuhannya masih dilalaikan, bagaimana dengan permintaan seorang istri yang bukan tuhan” tegas ayah kepada anaknya.

Mespikun dalam bacaan tersebut tentang obrolan ayah kepada anak perempuannya, aku mendapatlkan penjelasan yang tersirat dalam obrolannya. Saat ini mulai tersadar bahwa aku harus memperbaiki kualitas sholat lima waktuku. Karena Sholat itu bukan hanya melaksanakan tetapi harus tepat waktu seperti dalam Al Qur’an Surat An-Nisa ayat 103:

“Maka dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. [QS. An-Nisaa' : 103]”

Pembelajaran penting aku dapatkan, demi kebaikan hidupku. Hari demi hari mencoba untuk menjadi lebih baik lagi. Alhamdulillah seiring dengan aku mengurangi kegiatan bergadang untuk bermain ponsel pintar, aku sudah bisa dan biasa kembali terbangun di shubuh hari untuk melaksanakan sholat. Kuliah yang tadinya selalu terlambat sekarang tidak. Ini semua karena kedisipilinan, kedisipilnan yang aku terapkan dalam melaksanakan sholat. Tapi bukan hanya melaksanakan namun Mendirikan.
Sekarang aku tersadar bermain ponsel pintar yang sering dilakukan dapat membuat waktu terbuang sia sia dan melupakan apasaja bahkan waktu yang Allah berikan untuk beribadah.

-----------------------------------------------
Sampai di akhir postingan hari ini, terimakasih yang sudah membaca. Jangan lupa BAGIKAN jika menurut sahabat Cerita Pendek ini bermanfaat. Jangan sampai terlewat postingan terbaru dari kami dengan cara SUBSCRIBE via email dan berikan KOMENTAR POSITIF  semua ini gratisss. INGAT SEMUA INI GRATIS. Semoga pesan pesan yang igin disampaikan penulis, bisa tersampaikan dan mudah dimengerti. 

Teruntuk sahabat yang ingin karyanya di publikasikan bisa menghubungi admin atau klik disini.

Sampai jumpa di postingan selanjutnya ya Sahabat,

Tags:
Cerpen terbaru
Cerpen nilai keagamaan
Cerpen Muhasabah diri
New Update Story
True Story

Cerpen Mentari di Ujung Pelangi

Cerpen Remaja : Mentari di Ujung Pelangi

Cerpen Kehidupan : Mentari di Ujung Pelangi
Cover Mentari di Ujung Pelangi

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat Datang kembali sahabat setia SerambiCatatan.Com, kali ini admin akan membagikan sebuah cerpen bertemakan kisah cinta. Eits tapi bukan buat baper-baperan ya, ini untuk pembelajaran admin dan juga kita semua ya istilahnya self reminder ya. Jadi, kali ini penulis membuatnya dengan belajar dari kisah-kisah yang pernah dilewati digabung sama karangan. Mohon maaf juga ya kalo namanya dan kisahnya ada yang sama. Hanya berbagi Cerita dan harapannya ada nilai positif yang bisa diambil oleh para pembaca. Oke langsung aja kali ya. Selamat Mambaca :)

Judul : Mentari di Ujung Pelangi
Karangan : R Ayi Hendrawan Supriadi
______________________________
Awalnya mungkin terpikir untuk sudahi sisa hidupnya. Tak banyak orang yang mengenalnya lebih dekat. Sudah dua kali dia merasakan pahitnya kisah cinta. Jauh sebelum saat ini, Ani bertemu dengan seseorang yang sangat menarik hatinya. Namun dia ragu untuk mengenalnya, dia trauma dengan kekecewaan yang pernah teralami di masa lalu.

Tak pernah disangka lelaki yang menarik hati Ani juga ternyata memiliki rasa yang sama.

Awalnya, Si lelaki bersikap seperti lelaki pada umumnya dia melakukan pendekatan yang baik ke Ani sampai dia bisa mendapatkan nomer handphone nya.

Candaan, tawa, dan kesenangan membuat Ani lupa akan pahitnya kisah cinta dahulu yang pernah dia lewati.

Hingga pada akhirnya lelaki yang bernama Andi menyatakan Cintanya kepada Ani. Ani bimbang keputusan apa yang harus diberikan. Satu sisi Ani masih memiliki rasa takut, tapi sisi lain Ani memiliki harapan besar pada Andi melihat sikapnya yang sangat ramah.

Pada suatu sore di taman tempat biasa mereka bertemu Andi menanyakan perihal pernyataan nya saat itu. Dengan perasaan tidak enak dan serba salah, Ani meng-iyakan untuk mau menjadi kekasih Andi. Walaupun dalam hatinya, ia masih ragu dengan keputusannya.

Awal-awal Andi belum berubah, namun setelah hubungan berjalan 6 bulan mulailah muncul konflik dalam hubungannya. Andi terlihat sudah timbul rasa bosan. Perlakuannya pun berubah, yang dulu lemah lembut sekarang bagaikan macan yang sakit gigi.

Mereka sudah bukan kanak-kanak lagi, seharusnya sedari awal sudah tidak perlu lagi pacaran. Mungkin ada baiknya, tapi sebenarnya semua ini hanya memberi luka bagi Ani.

Andi yang diharapkan bisa menjadi pengobat masa lalunya, ternyata hanya menambah kepahitan dalam menjalin cinta. Ani frustasi melihat situasi yang dialami saat ini. Ingin rasanya dia mengakhiri hidupnya.

Namum siapa sangka, saat dia sedang berjalan melewati sebuah masjid. Ani melihat seorang mubaligh muda yang sedang melaksanakan kajian, Ani terpukau melihat ketampanan dan kecerdasan yang dimiliki mubaligh tersebut.

Keinginan nya untuk mengakhiri hidup sekejap sirna, Aku sebagai temannya merasa bahagia karena temanku sudah bisa berfikir jernih kembali.

Tingkat penasaran dalam hati Ani pada mubaligh itu terus bertambah, ia bertanya-tanya kepada orang lain namun tidak mendapatkan jawaban yang pasti.

Hingga akhirnya Ani mulai merasa kecewa. Entah bagaimana skenario Tuhan untuk Ani, ketika pertemuannya sudah tidak terlalu diharapkan lagi. Ternyata Allah mempertemukan dia dengan Mubaligh yang ia harapkan. Mubaligh itu mengatakan kepada Ani untuk tidak terlalu berharap kepada manusia, semua yang Ani dapatkan saat ini itulah teguran dari Allah. Percayalah akan ada sesuatu yang indah dan hikmah dari semua ini. Tetap semangat dan jangan berpikir pendek dalam hidup ini. Ani merasa bahagia bisa bertemu dengan Mubaligh yang ia impikan itu, Ani meng-iyakan semua perkataan nya. Layaknya pelangi setelah badai, pertemuan ini membuat Ani kembali bersemangat dalam hidup.

Sembari merenung Ani bertekad untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah dan berhijrah ke jalan yang lebih baik. Belum ada yang terlambat, semuanya akan lebih baik. Tenanglah, jodoh mu pasti sedang melakukan yang terbaik untuk dirimu kelak Ani, ujar aku menasehatinya. Ani tersenyum dan percaya akan ada mentari yang membawa kehidupan nya menjadi lebih cerah.

Dari kisah Ani, Aku mendapatkan pelajaran, bahwa menggantungkan harapan yang berlebih kepada manusia itu adalah sesuatu yang hanya menghasilkan kekecewaan. Tak ada tempat yang lebih tepat selain kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.
___________________________________
Gimana sahabat bacaannya? Jangan lupa ya Komentar, Bagikan dan jangan lupa untuk berlangganan melalui email. Oh iya sahabat, barangkali ada yang berminat agar karya-karya nya bisa di publikasikan di blog ini. Caranya gampang, sahabat bisa baca melalui tautan Tips dan Cara Mempublikasikan Karya. Oke sahabat sampai disini ya pertemuan kita, sampai jumpa di postingan selanjutnya. See you, semoga bertemu dalam keadaan sehat. Jangan bosan bosa ya. Terima kasih sudah berkunjung.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh

Tags:
Contoh Cerpen tentang Kehidupan
Cerpen terbaru 2019
Cerpen tema kisah cinta
Cerpen mengenal tuhan
New update cerpen

Tips dan Cara Mempublikasikan Karya untuk Penulis Muda terbaru

Tips dan Cara Mempublikasikan Karya untuk Penulis Muda terbaru 2019

Tips dan Cara Mempublikasikan Karya untuk Penulis Muda terbaru
Serambi Catatan Mencari Penulis


Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Hai sahabat setia serambicatatan.com. Apa kabar semuanya? semoga dalam keadaan yang sebaik-baiknya. Admin juga tau sih dompet lg agak sakit kan wkwwk ( sama admin juga ). Sebagai penulis amatir hehe admin punya gagasan sejak admin duduk di kelas 8 SMP dulu. Gagasan nya seperti ini
Jadi untuk siapa saja yang hobi menulis atau membuat karya lainnya bisa kalian upload di blog SerambiCatatan.Com. Cara gampang banget dan yang pasti semuanya gratissss. Sebelumnya admin akan kasih tau dulu nih apa sih SerambiCatatan.Com itu dan apa aja keuntungan dan manfaatnya bagi yang menitipkan karyanya disini.

Apasih SerambiCatatan.Com itu?

SerambiCatatan.Com adalah Blog yang dibuat sebagai Media Berbagi Karya anak bangsa dan Catatan dari para sahabat semua yang mau karya nya dipublikasikan. Udah gak zaman kalo punya karya hanya disimpen dibuku. Sekarang udah saatnya berbagi dan dipublikasikan secara online.

Keuntungan bagi penulis apa?

Penulis akan melihat tulisannya diPublikasikan tanpa harus memiliki Blog, Website atau lainnya sebagai media online. Karya yang dikirimkan oleh penulis juga sudah pasti memiliki Hak Cipta dan dilindungi oleh DMCA Blog kami. Jika suatu waktu ada yang melakukan plagiasi bisa dilaporkan. Keutungan lainnya menunggu mu sahabat.

Manfaatnya apa?

Sobat bisa membagikan karya sobat secara mudah. Penulis yang paling banyak mengupload karyanya akan mendapatkan reward dikemudian hari. Berbagi itu indah. Penulis akan terlihat profesional karena karyanya dipublikasikan oleh Blog yang sudah memiliki domain dot com dan menurut referensi yang Admin baca domain dot com dapat memperlihatkan sebuah ke profesionalitasan sebuah Blog/Website. Jangan ragu masih banyak manfaat lainnya.

Dapet Uang gak sih dari SerambiCatatan.Com?

Saat ini Admin belum bisa menjanjikan hal seperti itu, namun mungkin saja bila dikemudian hari blog ini dapat berkembang pesat semua penulis akan mendapatkan Uang. Saat ini jangan selalu mengEkspetasikan segalanya kepada Uang.

Cara daftarnya gimana dan berapa biayanya?

Cara daftarnya sangat mudah bagi penulis yang akan mempublikasikan karyanya hanya tinggal mengirimkan karyanya melalui email atau WA. Alhamdulillah saat ini pendataran tidak dikenakan biaya sepeser pun.

Itu mungkin beberapa pertanyaan yang admin kira akan muncul. Kita lanjut ke pembahan lebih dalam mengenai cara mendaftarkan karya sahabat disini.

Aturan dan Langkah:
1. Pastikan karya sahabat murni dibuat oleh diri anda sendiri tidak boleh Copy Paste karya orag lain.
2. Tidak boleh melakukan hal provokasi dan membuat perpecahan di Negara Kesatuan Republik Indonesia
3. Dalam sebuah karya untuk Cerpen atau Artikel atau karya tulis lainnya minimal 500 kata.
4. Karya Puisi bisa langsung di kirim tanpa ada minimal kata.
5. Karya dikirimkan melalui WA atau Email dalam bentuk DOCX/DOC.
6. Admin berhak menarik karya dari edaran bila dikemudian hari ada suatu yang melanggar.
7. Format pengiriman : Nama Penulis, Alamat, Kontak, dan Karya nya.
8. Bila karyanya sudah dipublikasikan wajib menyebarkan tautan postingan.
9. Waktu verifikasi 2x24 Jam oleh editor SerambiCatatan.Com.

Itu saja persyaratan yang kami terbitkan, kami sangat menunggu karya karya terbaik sahabat.
Jangan Malu, Jangan Ragu, Karena Kita Bukan Benalu. Kita Generasi Emas Bangsa Indonesia yang Akan Maju.
Jadi tunggu apalagi sobat, mari bergabung bersama SerambiCatatan.Com
Terima kasih yang sudah membaca postingan kali ini jangan lupa Komentar, Bagikan dan Subscribe.

Kirim File Melalui:
1.
2.Email Email

Wassalamu'alaikum Warrahmayullahi Wabarakatuh

Tags:
Tips Mempublikasikan Karya terbaru 2019
Cara mempublikasikan Karya terbaru 2019
Penulis 2019

REVIEW : TravelBlogID Blog Travel Terbaik Indonesia

REVIEW : TravelBlogID Blog Travel Terbaik Indonesia


REVIEW : TravelBlogID Blog Travel Terbaik Indonesia


Hai pembaca setia SerambiCatatan.Com apa kabar hari ini? Semoga dalam keadaan yang sebaik-baiknya. Oke sobat kali ini Admin akan membuat postingan yang berbeda dengan biasanya, apaan tuh. Pasti penasaran kan? Jadi kali ini admin akan meng-Review website TravelBlog.ID. Udah pada tau belum apasih TravelBlog.Id itu? Kalo belum nanti akan admin jelaskan panjang kali lebarnya wkwkw.

Sebelumnya Admin mau minta doa dan dukungan nya juga ya, karena Review ini admin daftarkan di LOMBA REVIEW WEBSITE TRAVELBLOG.ID #TRAVELBLOGIDREVIEW Semoga Blog ini bisa menang dan membawa hadiah. Terima kasih ya yang selalu support blog ini. Langsung aja ke pembahasan utamanya yuk.

Apasih TRAVELBLOG.ID itu?


TravelBlog.id adalah sarana web atau blog travel dan wisata yang menyediakan tempat bagi para traveller dan wisatawan untuk saling berbagi jurnal dan pengalaman. Dengan kata lain TravelBlog.id memfasilitasi penggunanya agar dapat berbagi kisah menarik yang sudah dilewati. Buat yang penasaran liat penampakan websitenya sebagai berikut
Tampang muka travelblogid
Tampang muka TravelBlogID


Ada fitur apa saja di TravelBlog.id?


Fitur-fitur yang disediakan juga sangat mendukung pengguna dengan beberapa media yang disediakan seperti berikut ini :

1.       Post Artikel


Fitur pertama yaitu Post Artikel. Dengan gaya seperti kita memiliki blog sendiri kita disini dapat membuat artikel tentang  informasi, lokasi, travel, wisata, kuliner, dan lainnya yang sudah kita lakukan. Namun ada beberapa persyaratan dalam penulisan artikel yang harus dipatuhi oleh penulis.
(Aturan Resmi yang dikeluarkan oleh TravelBlog.id)
Ketentuan Membuat Artikel TravelBlog.id
·         Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi kami melalui form kontak di halaman hubungi kami.
·         Harap diperhatikan TravelBlog.id berhak untuk merubah dan memperbaharui cara membuat artikel dan Terms Of Service kami tanpa pemberitahuan.
·         Kami pun berhak untuk memperbaharui atau merubah semua konten yang terdapat di dalam website travelblog.id.
Ketentuan Utama
·         Baca dan patuhi semua peraturan yang ada pada Travelblog.id, termasuk ketentuan dalam Terms Of Service kami.
·         Jangan membuat dan menulis artikel atau jurnal dengan topik dan judul yang sama dengan artikel yang sudah anda buat sebelumnya. Kami tidak menerima duplikasi konten.
·         Jika anda akan membuat artikel atau jurnal dengan tema yang sama, masih diperbolehkan selama memiliki sudut pandang yang berbeda atau dengan tambahan informasi yang berbeda dari artikel anda sebelumnya.
·         Jumlah point yang anda kumpulkan dari pembuatan artikel atau jurnal, langsung tertotal otomatis oleh sistem kami. Editor dan Team Support kami tidak dapat merubah atau menambah point anda.
Cara Membuat Artikel Anda Terpublikasi
·         Konten yang anda buat harus merupakan asli buatan anda sendiri. Konten yang dimaksud termasuk artikel, jurnal, foto, video dan lainnya.
·         Artikel, jurnal, foto dan video yang dimasukkan tidak boleh mengandung SARA, pelecehan agama, penghinaan, pelecehan seksual, kriminalitas, dan lainnya ke dalam website dan blog travelblog.id.
·         Buatlah konten yang informatif, fokus pada inti, dan semenarik mungkin sesuai kreasi anda.

Selain ketentuan diatas penulis juga wajib menambahkan Deskripsi dengan minimal kata sebanyak 500.


Video


Fitur yang kedua yaitu Video. Fitur video ini sangat memudahkan pengguna untuk berbagi kisah. Seperti yang kita ketahui saat ini adalah Zamannya para VLogger, sudah tidak mengenal usia bahakan hamper semua kalangan bisa menjadi vlogger. Ketentuan utama Video juga hampir sama namun minimal kata dalam deskripsi lebih sedikit hanya sebanyak 300 kata. Kita juga dapat upload video menggunakan Video dari youtube lohh.


3.      Rewards Poin


Nah fitur yang satu ini nih yang buat website ini berbeda. Yups adanya fitur rewards poin. Cara mendapatkan point nya juga gampang yaitu dengan cara membuat tulisan dan tulisan tersebut dipublikasikan oleh TravelBlog.id. Poin yang sudah terkumpul nantinya  dapat ditukarkan dengan hadiah-hadiah menarik yang tersedia. Besar poin tergantung pada apa yang kita buat, contohnya artikel atau jurnal perjalanan yang sudah diterbitkan maka penulis akan mendapatkan (+50 poin), dan untuk artikel video yang sudah diterbikan akan mendapatkan (+40 poin). Namun poin juga bisa berkuang loh sobat. Mau tau gak apa saja penyebabnya?
Bila di kemudin hari artikel atau jurnal perjalanan kita ditarik kembali karena suatu pelanggaran makan akan ada pengurangan (-50 poin) begitupun jika artikel video di tarik kembali maka dikenakan pengurangan (-20 poin). Hal ini menunjukkan ketegasan pengelola dalam menjaga aturan kontennya.
Terhitung tanggal 10 Januari 2019 hadiah yang dapat ditukarkan berkisaran 115 poin – 345 poin. Jadi piker apalagi yuk segera join di TravelBlog.id

Saat kita berkunjung ke TravelBlog.id kita akan disuguhkan dengan beberapa kategori yang pastinya memudahkan pembaca dan menarik minat pembaca
1.       Jalan-jalan
2.       Kuliner
3.       Tips dan Info
4.       Seni dan Budaya
Berkunjung melalui  smartphone sobat juga akan sangat mudah didukung dengan kecepatan web yang baik, sehingga tidak membuat kita harus menunggu lama.

Daftar kontributor
Daftar kontributor
Daftar artikel
Daftar artikel
Artikel terbaru TravelBlogId 10/1/19
Artikel terbaru TravelBlogId 10/1/19


Kelebihan TravelBlog.id  untuk Publik


Kelebihan dari TravelBlog.id menurut SerambiCatatan.Com adalah dapat memfasilitasi para traveller agar dapat membagikan ceritanya dengan mudah. Dengan banyaknya fitur yang disediakan para traveller dapat dengan mudah mempublikasikan ceritanya dan tentunya pembaca juga akan mudah membacanya. Dari sisi lain TravelBlog.id juga memiliki fitur reward poin yang mana fitur ini bisa menjadi pecut penyemangat bagi contributor untuk menulis.

Manfaat TravelBlog.id untuk Publik


Secara garis besar TravelBlog.id juga ikut serta mempromosikan keindahan alam Indonesia, keberagaman seni, budaya dan kuliner yang ada di Indonesia. Tidak hanya ini buat sobat di rumah yang perlu tips dan info dalam ber-Traveling juga bisa sobat dapatkan di TravelBlog.id. Bisa kita lihat semua ini dilakukan agar Indonesia tercinta kita ini bisa dikenal oleh dunia.

Mari kita wujudkan Indonesia menjadi destinasi Wisatawan dunia, maka sudah sewajarnya kita harus mampu menjaga keindahan Negara kita tercinta ini.

Pesan Penulis  pada postingan kali ini, “Pulang Traveling ingat TravelBlog.id”.
Postingan ini di sertakan dalam lomba #TRAVELBLOGIDREVIEW

Jangan lupa setelah baca postingan ini untuk mengunjungi :
Website: TravelBlog.id
Instagram: @travelblogid
Facebook: @travelblogid
Twitter: @travelblogind

Keaslian tulisan dapat penulis pertanggungjawabkan diatas hukum. Sumber dari tulisan ini berdasarkan yang ada di website resmi TravelBlog.id

CATATAN TAMAT : Keluarga Ku Tak Semurah Rupiah Part IV

Keluarga Ku Tak Semurah Rupiah Part IV

Keluarga Ku Tak Semurah Rupiah
Gambar Judul Catatan Keluarga Ku Tak Semurah Rupiah

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Hai sahabat setia SerambiCatatan, apa kabar nih? Maaf ya baru sekarang sempat memposting lanjutan dari Cerbung Keluarga Ku Tak Semurah Rupiah Part III. Penulis bermaksud ingin membagikan pengalaman yang insyaallah memiliki nilai penting dalam kehidupan. Semua ini berdasarkan pengalaman penulis yang penulis kolaborasikan. Baiklah udah gak sabarkan, yuk lanjutin bacanya.
_______________________________________________
Penulis : R Ayi Hendrawan Supriadi

Melalui pemikiran panjang aku mumutuskan unutuk melanjutkan kuliah ku, berbekal tekad dan harappan aku memutuskan untuk pergi  kembali merantau. Banyak perdebatan yang harus aku terima diawal namun aku menganggap ini adalah pendewasaan diri. Aku memiliki semangat dan tekad serta harapan positif. Aku dan keluarga ku mencari sanak sodara yang barang kali ada disana sebagai tempat sementara aku bersinggah.

Berbakal tekad dan niat aku beserta kelurgaku berangkat pukul 06.00 pagi ke kota dengan perjalanan kurang lebih 4Jam. Aku merasa sedih melihat adik adik ku yang harus ikut berkendara mengantarkanku ke kota. Aku hanya kasihan melihat mereka yang harus berpanas panasan. Aku meminta maaf karena aku terlalu memaksakan keinginan ku ini. Tak lama disana Alhamdulillah aku bertemu dengan keluarga jauh dari Ibu Ku, Alhamdulillah keluarga ku bisa beristirahat disana. Aku masih berpikir dengan keputusan yang aku ambil, yaitu benar atau salah. Hingga diakhir perbincangan aku diperbolehkan untuk ikut singgah di rumah saudara ku ini.

Ke esokan harinya aku melaksanakan daftar ulang dikampus baru ku itu. Menghabiskan waktu yang panjang hingga sore hari aku baru selesai. Aku yang saat itu diantar oleh ayahku segera bergegas kembali ke rumah saudara ku dan berencana untuk kembali pulang terlebih dahulu karena adanya pengunduran awal masuk kuliah. Aku bersama adikku yang ke pertama menggunakan motor yang di pinjamkan oleh pamanku sedangkan ayah dan ibu ku di motor yang berbeda. Aku masih teringat saat itu udara malam yang dingin menusuk ke tubuh ini, aku berpikir tubuhku yang sedewasa ini saja masih merasa kedinginan bagaimana kedua adikku yang masih kecil. Aku hanya berdoa semoga adik adik ku diberikan kesehatan dan kekuatan.

Menetes air mataku sembari bercerita dan meminta maaf kepada adik ku. Aku membuat permintaan kepada adikku, bagi ku ini adalah permintaan sederhana dan semoga bisa dilaksanakan oleh adikku. Aku berpesan kepada adik ku, “Jangan pernah sekalipun menyontek walau dalam keadaan apapun, lebih baik nilai seadanya semampu kita ketimbang nilai kita ternoda oleh nilai yang bukan hak kita. Kita memang lahir dalam keluarga yang kurang baik dalam ekonomi tapi tidak untuk masalah akhlak, tetap percaya pada diri sendiri.” Ku teteskan air mata. Adi ku seraya menjawab “Iya A”. Aku ingin melihat adik ku bisa bahagia melebihi kebhagiaan ku saat ini. Aamiin ya robbal alamin.

Sampai di rumah saat itu hari sudah larut aku dan keluargaku segera beristirahat. Banyak sekali pembelajaran yang aku dapat hari itu, terutama pembelajaran dari kedua orang tua ku.
Ibuku yang saat itu sedang dalam umur kandungan tua berniat untuk mengantarkan ku ke kota, aku menolaknya aku lebih baik sendiri. Bukan apa apa, aku hanya takut akan terjadi hal yang tak diinginkan selama perjalanan.

Hari itu adalah hari pertama aku melaksanakan perkuliahan, aku merasa gerbang menuju mimpi ku sudah mulai terbuka. Namun aku takut terpeleset jatuh. Pertemuanku dengan berbagai karakter manusia ada disini dari beberapa suku yang ada di Indonesia ada disini. Aku senang jumpa dengan kalian. Alhamdulillah mereka mempercayaiku untuk menjadi ketua kelas mereka. Bertambah semangatku dalam berkuliah.
_____________________________________________
Dari perjalan ku sampai aku saat ini aku percaya bahwa keluarga itu sangat berharga dan tidak akan ada di dunia ini pun yang bisa menggantikannya. Sungguh munafik kita jika kita tak merasa nyaman di rumah. Jika kamu tak percaya maka lebih baik kamu rasakan sendiri tentang berharganya Keluarga.

“Keluarga Ku Tak Semurah Rupiah” Terima kasih telah membacanya jangan lupa berkomentar agar kedepannya bisa lebih baik kembali.

Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Untuk Berlangganan bisa klik Tombol SUBSCRIBE dibagian bawah blog ini.
Jangan lupa untuk LIKE, SHARE and COMMENT agar blog ini bisa menjadi lebih baik lagi.

Tags :
Cerbung Keluarga Ku Tak Semurah Rupiah Part IV
Cerpen Terbaik 2019
Cerbung Terbaik 2019
New Story 2019
Belajar Penulis Cerpen
Cerpen dan Motivasi
Nilai-Nilai Kehidupan